Tag: Persijap Jepara

Setelah mencoret pemain yang tidak sesuai dengan skema tim pelatih dan menjelang idul adha tim libur latihan, mulai Jumat 16 Agustus 2019 Persijap mulai latihan lagi.

Dalam latihan ini ada empat pemain seleksi baru, dari keempat pemain ini adalah : Anam Syahrul pemain belakang, Diego Armando penyerang, Daffa putera gelandang dan Yogi Eko Prabowo penjaga gawang.

Presiden Persijap, Esti Puji Lestari berharap kehadiran keempat pemain bisa memenuhi harapan masyarakat luas tentang pemain – pemain berpengalaman.

Esti juga menambahkan “Tidak menutup kemungkinan ini adalah skema yang diinginkan pelatih, selama ini kita coba mencari pemain yang baik dan bagus maksimal kita masukkan kedalam roster manajemen dan pelatih memilih mana yang sesuai dengan karakter tim jadi tidak ada istilah pemain gerbong atau bawaan”.

Disinggung mengenai adanya tuntutan suporter untuk mengambil pemain liga 2 wanita asli Sukabumi juga menyampaikan ” secara regulasi/aturan tidak bisa, jadi jangan memaksa untuk ambil pemain liga 2 atau 1 yang main di tahun yang sama, jadi sabar saja Insya Allah kita bisa menemukan kerangka yang tepat, jadwal liga 3 nasional juga belum ada”.

Pelatih kepala Persijap Fabio Oliviera mengatakan ” Setelah kami lepas delapan pemain , tim butuh tambahan pemain,
Khusus Anam Syahrul saya sendiri yang panggil dan kami butuh pemain senior yang berpengalaman, kebetulan Anam asli Jepara”.

Disinggung dengan kemampuan dan usia Anam, Fabio mengatakan ” umur adalah angka, coba kita lihat, Beto, Ismed Sofyan, Ricardo Salampessy, Tinus pae masih bisa bersaing di liga 1, yang pasti saya percaya dengan kemampuan Anam, dia dibutuhkan tim ini ” imbuhnya.

Read Full Article

 

 

Evaluasi langsung dilakukan tim Pelatih Persijap setelah usai uji coba melawan Semeru FC di Gelora Bumi Kartini Jepara. Persijap mencoret delapan pemain yang tidak sesuai kebutuhan tim. Kedelapan pemain ini adalah : Defri, Andika, Zidan Farhan, Farhan Zamani, Hairul, Deni, 
Piere Kahol dan Rendiye Titaley.

” Delapan pemain ini kami lepas karena sudah kami beri waktu untuk menunjukkan kemampuan dan tidak ada progres dalam latihan dan uji coba” ujar Fabio Oliviera.

Disinggung pencoretan ini apakah karena desakan suporter, pelatih asal Brasil ini menjawab ” Apapun hasil kemarin lawan Semeru FC di Jepara, menangpun kita pasti ada pemain yang dilepas, Karena tim pelatih sangat teliti melihat kemampuan pemain”.

Sementara itu manajer Persijap, Arief Setiadi membenarkan tentang pencoretan 8 pemain. ” Hasil evaluasi tim pelatih, 8 pemain dicoret, dan kami sedang berusaha menambah pemain lagi sesuai kebutuhan tim, rencana dalam Minggu ini atau minggu depan sudah datang” ujarnya.

Menanggapi pencoretan dan penambahan pemain, presiden klub Persijap, Esti Puji Lestari menyerahkan sepenuhnya kewenangan itu kepada tim pelatih.

” Sebagai presiden klub akan salah saya ikut campur dalam hal ini karena mereka ( tim pelatih) yang mempunyai lisensi kepelatihan, kita beri kesempatan lagi dalam mencari pemain, ” Saat ini liga 3 regional sudah mulai dan rata rata pemain sudah gabung dengan mereka.

Sementara untuk liga 2 ada regulasi kita tidak bisa memakai pemain yang sudah pernah main diliga 2 dalam tahun yang sama, sesuai aturan karena mereka profesional dan liga kita amatir, ” imbuhnya.

Read Full Article

 

Setelah uji coba tandang ke Lumajang melawan Semeru FC, Persijap Jepara gantian menjamu Semeru FC di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.

Format pertandingan ini menggunakan sistem kandang tandang, pada tanggal 27 Juli lalu Persijap bertandang ke Lumajang. Persijap akan menjamu Semeru FC hari Sabtu 3 Agustus 2019 di Stadion kebanggan warga Jepara yaitu stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pertandingan dimulai pukul 15.00 WIB.

Presiden klub Persijap Esti Puji Lestari dalam keterangan resminya mengatakan “untuk uji coba digelar sesuai tanggal dan sudah mendapatkan ijin dari pihak keamanan dan Panpel mencetak tiket 8000 lembar tiket.
” Ini adalah uji coba pre season, jadi saya mohon untuk pecinta Persijap untuk tidak menghujat atau memvonis pemain kita tidak bagus atau bagaimana, kita semua masih evaluasi jadi dijalankan dengan tepat, dan saya berharap kita semua berfikir positif bahwa kita ( manajemen) mencoba mencari kerangka tim yang tepat ” imbuhnya.

Menyambut uji coba ini, Fabio Oliviera pelatih Persijap mengatakan ” tim dalam kondisi bagus, pemain dalam kondisi bugar dan sesuai rencana melakukan uji coba 2 kandang dan 1 tandang, 1 tandang dan 1 kandang dan sekarang tinggal 1 kandang,uji coba ini kita manfaatkan betul untuk mematangkan tim dan evaluasi 2 uji coba yang telah kita jalani”

Read Full Article

 

Partai uji coba antara Semeru FC Lumajang melawan Persijap Jepara berakhir 3-0 untuk tim tuan rumah. Pertandingan ujicoba yang digelar di stadion Semeru Lumajang Minggu 29 Juli 2019 disaksikan 417 penonton.

Babak pertama tim tuan rumah langsung mengurung tim tamu Persijap, menit ke 12 Persijap kebobolan melalui kaki Wiga, tim laskar Kalinyamat belum mampu keluar dari tekanan pada menit ke 25 Faisol merobek gawang Persijap yang dikawal Pierre Kahol. Tidak cukup sampai disitu 5 menit kemudian tepatnya menit ke 30 Persijap kemasukan yang ke-3 kalinya lewat penalti, kedudukan 3-0 berakhir sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Persijap mulai bangkit untuk mengejar ketertinggalan, permainan semakin seru dan berimbang, tercacat ada empat peluang matang yang didapat Laskar Kalinyamat, salah satunya mengenai mistar gawang Semeru FC. Hasil 3-0 tetap bertahan hingga peluit akhir ditiup.

Menanggapi hasil ini, Fabio Oliviera Pelatih Persijap mengatakan ” Pertandingan ini lebih dari evaluasi apapun soal pertandingan ini, ada pengalaman yang pemain bisa dapat, Semeru tampil baik dan pantes meraih kemenangan,
perjalanan masih panjang dan pembenahan akan kita lakukan”.

Semeru FC sendiri akan melakukan lawatan uji coba ke kandang Persijap stadion Gelora Bumi Kartini Jepara pada hari Sabtu 3 Agustus 2019 dan rencana pertandingan dimainkan pukul 15.00 WIB

Read Full Article

 

Manajemen Persijap Jepara terus bergerak membangun tim, setelah menunjuk Fabio Oliviera sebagai pelatih Persijap senior dan Arief Setiadi sebagai manajer Persijap senior.

Rabu 17 Juli 2017 di mess Persijap jl. Ki Mangunsarkoro 17 Jepara, Persijap menunjuk Nur Azis sebagai manajer Persijap junior.

Nur Azis bukanlah sosok baru di Persijap junior karena musim lalu Nur Azis adalah manajer Persijap junior, selain itu juga Nur Azis aktif di Askab PSSI Jepara dan juga dulu adalah pentolan salah satu suporter Persijap.

Bagi Esti Puji Lestari Nur Azis adalah sosok yang tepat menjadi manajer Persijap junior aktif di sepak bola usia muda Jepara.

” Kami pilih Nur Azis sesuai petunjuk Askab Jepara dan KONI Jepara, saya pribadi senang beliau menerima tugas dan tanggung jawab ini dan semoga amanah dalam menjalankan tugas ” harapnya.

Read Full Article