Kategori: Berita

Persijap Jepara langsung menggeber persiapan menghadapi lanjutan kompetisi Liga 2 2017. Begitu momen libur Lebaran usai, para pemain klub berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut langsung berkumpul kembali untuk melakukan latihan.

Pada sesi latihan perdana yang digelar pada Kamis (29/6) di Stadion Gelora Bumi Kartini, sebanyak 20 pemain turut berpartisipasi, minus Hendri Satriadi yang hingga saat ini masih dalam proses penyembuhan cedera hamstring yang didapatnya dalam latihan sebelum libur Lebaran lalu.

Beberapa kekurangan coba diperbaiki tim pelatih Persijap jelang lawatannya ke markas Persibat Batang pada 8 Juli mendatang di Stadion Moh Sarengat. Salah satu fokusnya adalah mengasah finishing touch atau penyelesaian akhir.

Direktur Teknik Persijap, Carlos Raul Sciucatti menganggap persoalan penyelesaian akhir lini depan timnya harus segera diselesaikan jika ingin meraih hasil maksimal di sisa laga musim ini.

“Kita asah terus penyelesaian akhir karena kita ingin poin penuh di Batang. Kita harus lebih agresif di lini tengah dan depan,” ungkap Carlos Raul Sciucatti.

Hingga pertandingan ke-5 di Grup 3, Persijap kini masih tertahan di peringkat lima klasemen sementara dengan raihan enam poin, selisih lima angka dari pemuncak klasemen, PSCS Cilacap.

Read Full Article

training-camp

Untuk menjaga stamina pemain, manajemen Persijap mengadakan Traing Camp yang dilaksanakan sebulan penuh, yaitu 14 Nopember hingga 14 Desember mendatang, TC kali ini bertempat di stadion legendaris Jepara, Kamal Djunaidi.

Latihan yang dipandu asisten pelatih M. Yusuf itu dilaksanakan pagi hari, diikuti pemain yang memperkuat Persijap pada turnamen ISC B lalu khususnya pemain asal Jepara.

Beberapa pemain yang ikut terlihat turut dalam TC kali ini adalah adalah: Raffi Maulana, Abdul Latif, Andik Kristianto, Susanto (PG), Amirul (PG), Gipsi, Humaid Syahrul Fikri, Ahmad Faizdin, Danan Puspito.

Terlihat juga wajah baru yang ikut latihan, misalnya, Arif Zulkarnaen kiper jangkung asal desa Bawu, Riswandani asal desa Demangan yang juga pemain Pon Jateng dan Yusuf setiawan asal Bulu yang juga pernah memperkuat Persijap U -21.

Disamping pemain-pemain tersebut ada pemain muda antara lain :
Bangkit, Ponco, Fahmi, Didik dan Fian.

Menurut info yang kami dapat, kemungkinan minggu depan pemain luar kota selain Susanto sudah bergabung dalam latihan, dengan lengkapnya pemain Persijap dari luar kota yang ikut latihan pre seleksi sudah bisa berjalan.

Salam merah sejati!

Read Full Article

esti2Persijap Kartini serius menatap turnamen Bengawan Solo Cup. Persiapan terus dilakukan untuk menyongsong turnamen yang direncanakan bakal bergulir akhir tahun itu. General Manager (GM) Persijap, Esti Puji Lestasi telah menunjuk M Yusuf sebagai pelatih kepala. Selain itu, Noor Khamid juga sudah ditunjuk untuk mendampingi M Yusuf.

“Sementara akan ditangani coach Yusuf sampai nanti Persijap ada kegiatan lagi,” ungkapnya kemarin.

Adapun sang pelatih dengan dibantu asistennya, Noor Khamid juga sudah ditunjuk untuk mendampingi M Yusuf.

“Sementara akan ditangani coach Yusuf sampai nanti Persijap ada kegiatan lagi,” ungkapnya kemarin.

Pelatih sementara akan melatih tiga tim yang sudah ditentukan sebelumnya. Tim itu yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan Kartini yang dibentuk berdasarkan tingkat level kemampuan para pemain.

“Coach sementara akan melatih tiga-tiganya dengan dibantu asisten pelatih. Jadwal latihan berbeda-beda, sehingga bisa dilatih secara optimal,” imbuhnya.

Esti mengaku tidak menyangka atmosfer peminat di tim putri Persijap ini luar biasa. Namun, dia menuturkan pemain memang perlu digembleng lagi untuk semakin meningkatkan kualitas mereka. Beruntung, sebagian di antaranya ada yang sudah memiliki basic futsal.

“Sepak bola putri sudah ada di Surakarta, di Kediri juga. Jepara tidak boleh ketinggalaneskipun tim putri tersebut masih amatir, namun Esti mengungkapkan memiliki rencana jangka panjang untuk tim yang telah merangkul seratus pemain itu. Dia pun berencana mencari sponsor yang diharapkan bisa ikut menyokong pembiayaan klub. (Jawapos)

Read Full Article

persijap-kartiniSebanyak 70 pesepak bola wanita telah terdata dalam calon peserta seleksi Persijap Jepara Kartini yang akan dilakukan 20-24 Oktober mendatang di Stadion Gelora Bumi Kartini sampai Sabtu (24/9/2016) pagi. Manajemen Laskar Kalinyamat masih membuka kuota pendaftaran hingga peserta total terkumpul 100 orang.
CEO Persijap, Esti Puji Lestari mengatakan agenda ini dilakukan manajemennya untuk mendata pemain-pemain sepak bola wanita yang berbakat di Jepara dan sekitarnya. Target jangka pendeknya, Persijap akan mengikutsertakan tim utama hasil seleksi nanti untuk ikut di Bengawan Cup pada Desember nanti di Surakarta.

“Kami lakukan seleksi ini selain mencarai tim utama juga untuk bank data pemain sepak bola wanita. Tak hanya dari Jepara saja kami membuka pintu pemain dari daerah lain di Jateng. Ada target jangka pendek hingga jangka panjang dari usaha kami membentuk Persijap Karini ini,” ujar Esti kepada Tribun, Sabtu (24/9/2016) siang.
Selain turnamen terdekat, perempuan yang juga mencalonkan diri sebagai anggota Exco PSSI ini ingin membentuk turnamen sepak bola wanita sendiri. Pesertanya adalah lima sampai enam tim dari hasil pembagian total 100 pemain yang ditargetkan dalam seleksi tersebut.
“Jadi seleksi ini tak hanya untuk Bengawan Cup saja. Namun para pemain nanti setelah seleksi akan terus ikut latihan dan saya ingin ada lima sampai enam tim sepak bola perempuan di bawah manajemen kami. Nantinya kami akan bikin turnamen antar klub masing-masing,” imbuh Esti.
Dalam perjalanan seleksi ini, dia menyerahkan perekrutan pada Asisten Pelatih Persijap M. Yusuf. Selain itu suami Esti yang juga seorang pesepak bola Carlos Raul Scuciatti akan ambil bagian dalam seleksi nanti.
“Selain coach Yusuf yang sementara membantu dan suami saya, nanti saya akan ada pelatih kepala untuk tim sepak bola wanita ini. Ada beberapa calon dan akan saya interview beberapa waktu nanti,” kata Esti.
Target jangka panjang dari agenda ini, perempuan yang juga pengusaha tersebut ingin ada timnas Indonesia wanita yang kuat. Persijap Kartini ingin satu diantaranya yang menjadi pelopor dan bank data pemain untuk cita-cita ini.
“Timnas sepak bola wanita saya harapkan jadi muara apa yang kami awali ini. Kami ingin dari Jepara muncul talenta di sepak bola wanita untuk bersaing dikanca Asia Tenggara, Asia, dan dunia,” lanjut Esti.

Dia pun telah mempersiapkan anggaran untuk membuat mess bagi pemain sepak bola wanita di area Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara. Nantinya dia berharap segala kegiatan timnas sepak bola wanita bisa dilakukan di Jepara dengan segala fasilitas yang ada.
“Itu cita-cita kami. Sebab perkembangan sepak bola wanita di luar negeri sudah sangat bagus. Indonesia tidak boleh tertinggal jauh,” tandas Esti.
Sementara itu M. Yusuf mengatakan talenta yang sudah mendaftar kebanyakan punya basic olahraga, khusunya bermain futsal. Dia tidak mempermasalahkan sebab dasar-dasar sepak bola dan futsal hampir mirip.
“Mereka yang mendaftar punya modal dari futsal kebanyakan. Namun ada juga yang murni dari sepak bola. Ini merupakan jalan yang bagus sebab sepak bola wanita sudah lama vakum dan tidak terurus,” kata M. Yusuf terpisah.

Read Full Article

kaos-persijap-eMenjelang dimulainya Indonesia Super Competition (ISC) seri B 2016 ini, manajemen Persijap Jepara telah menyatakan berhasil mendapatkan sponsor utama tim Laskar Kalinyamat. Sponsor utama tersebut adalah Inservica System, sebuah perusahaan bidang interior asal Jakarta. Hal itu disampaikan CEO Persijap M Said Basalamah.

Lebih lanjut Basalamah menyampaikan, setelah melakukan sejumlah upaya untuk menarik minat sponsor, akhirnya pihaknya berhasil bekerjasama dengan Inservica System sebagai sponsor utama Persijap.

“Inservica System menjadi sponsor utama Persijap. Kami sudah sepakat dengan sana,” ujar Basalamah, Jum’at (29/4/2016).

Selain perusahaan tersebut, Basalamah menambahkan, pihaknya juga menyatakan telah sepakat dengan beberapa sponsor lainnya. Termasuk sponsor apparel untuk kostum Persijap.

“Juga sudah ada kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan kecil dari Jepara maupun luar Jepara. Intinya, yang penting ada sumber pendanaan untuk Persijap selama kompetisi berjalan,” kata Basalamah.

Harapan untuk memuluskan financial persijap tersebut juga datang setelah jabatan General Manajer (GM) Persijap diduduki oleh seorang pengusaha bernama Esti Puji Lestari. Belakangan diketahui bahwa Esti merupakan istri dari mantan pemain Persijap Carlos Raul Sciucatti alias Charly.

Seperti diberitakan pada 21 Juni 2014 silam, Charly menikahi Esti Puji Lestari di kampung halaman sang istri di Sukabumi Jawa Barat. Esti diketahui merupakan seorang pengusaha bidang interior di Jakarta yang memiliki banyak jaringan bisnis di Jepara.

Read Full Article