Penulis: PJ

 

 

 

Hasil positif diraih tim laskar Kalinyamat dalam laga kandang pertama di liga 3 pra nasional 2019. Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara yang disaksikan 4082 pasang mata ini Persijap menang 1- 0 atas tamunya Persik kendal.

Awal babak permainan berlangsung agak lambat dan tuan rumah langsung menyerang, tercatat beberapa peluang tercipta. Memanfaatkan dari sisi sayap Persijap beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu, alhasil pada menit ke 43 pemain nomor 10 Rizki Hidayat merobek jala Persik melalui sundulan memanfaatka umpan silang Richard Gilbert, 1- 0 untuk keunggulan laskar Kalinyamat, hasil ini tetap bertahan hingga istirahat turun minum.

Memasuki babak kedua tempo permainan mulai naik, tim tamu mencoba mengimbangi namun laskar Kalinyamat berupaya memegang kendali permainan. Tuan rumah tetap berupaya menekan Persik Kendal, dan Persik Kendal hanya sesekali melakukan serangan balik. Tercatat beberapa peluang belum mampu dimanfaatkan oleh pasukan laskar Kalinyamat. Hasil 1-0 ini berakhir sampai peluit panjang ditiup oleh wasit Muhammad Aidil asal Jakarta .

Dalam konferensi pers pelatih Persijap Sahala Saragih mengatakan ” syukur Alhamdulillah kita bisa meraih kemenangan, selama tiga ujicoba ini kita belum bisa menang, memang pertandingan perdana itu tidak mudah,saya respect atas Persik yang sudah bermain luar biasa, mereka memberi tekanan dan perlawanan bagi kita, namun dari hasil ini masih PR bagi kita, meski penguasaan bola kita menang namun secara skor harus kita evaluasi dan kedepan pertandingan tandang kita bisa mencuri angka”.

Sementara itu asisten pelatih Persik Kendal Abdullah Faqihudin mengakui keunggulan tim tuan rumah,” Jujur saya akui Persijap lebih baik, tim kami baru tiga hari terbentuk, jadi kami hanya memanfaatkan pemain lokal, saya akui hari ini Persijap lebih baik, semoga nanti di Kendal kita bisa memberikan perlawanan ” ujarnya.

Read Full Article

 

Sempat menandatangani kontrak kerja dengan Persijap Jepara, untuk sementara keinginan Anam Sahrul untuk merumput bersama Persijap harus ditunda sementara.

Tidak hanya Anam Sahrul, Dani Raharjanto striker Persijap musim lalu juga tidak bisa didaftarkan untuk mengikuti kompetisi karena pemulihan cidera. Dani Raharjanto harus memulihkan cidera yang dialaminya.

Namun begitu untuk Anam Sahrul untuk saat ini menjabat sebagai pemandu bakat di Persijap, dan masih menerima haknya.

Hal ini dibenarkan oleh Presiden klub Persijap M. Iqbal Hidayat ” mas Anam ini kan bintangnya Persijap jadi tetap saya pertahankan untuk proses pemulihan cidera, bagaimanapun dia putra daerah Jepara harus tetap dalam tim ini dan saat ini jadi pemandu bakat, rencana putaran kedua kondisi pulih langsung didaftarkan”.

Senada dengan Presiden Persijap, Sahala Saragih pelatih kepala membenarkan akan hal ini ” Anam dan Dani untuk sementara biar proses pemulihan cidera, Anam sudah bisa latihan ringan namun masih trauma, jadi untuk dua pemain senior ini jangan dipaksakan biar pulih betul, kalau dipaksakan fatal akibatnya ” terang pelatih lisensi B AFC ini.

Read Full Article

 

Musim ini Persijap resmi berganti pemilik, pemilik sebelumnya Esti Puji Lestari resmi melepas kepemilikan kepada investor baru.

Bertempat di mess Persijap jalan Ki Mangun Sarkoro 17 Jepara, Persijap mengundang awak media untuk jumpa pers pada Jumat malam.

Hadir dari jajaran manajemen baru Egat Sacawijaya, M.Iqbal Hidayat, Arief Setiadhi dan Sahala Saragih dan dari KONI diwakili Tedjo Sumaryono.

Dalam jumpa pers disebutkan bahwa Persijap sudah diambil alih dari Esti Puji Lestari kepada investor baru yang terdiri dari perusahaan dan kosursium, investor lokal dan juga pemda dengan sponsor resmi Persijap Jepara adalah Oasis water internasional dengan produk air minum Oasis.

Dalam jumpa pers juga diperkenalkan Presiden baru Muhammad Iqbal Hidayat, GM Egat Sacawijaya, Manajer Arief Setiadhi dan pelatih Kepala Sahala Saragih.

Presiden klub Persijap Jepara dalam sambutan singkatnya mengatakan ” kita tidak akan berbicara banyak saat ini tapi target kita adalah yang terbaik dalam kompetisi 2019″.

Manajer tim Persijap, Arief Setiadhi berharap musim ini Persijap bisa mencapai target yang diinginkan ” Semoga persiapan panjang yang kita lakukan bisa membuahkan hasil yang maksimal dalam kompetisi ini” harap pria yang akrab disebut Ghozi.

Sebagai pelatih kepala, Sahala Saragih mengatakan ” Ya, kita bersyukur, Persijap dipegang oleh manajemen yang baru, harapan baru, dan berharap manajemen yang baru ini didukung oleh pemangku kebijakan disini, dan saya mohon doa restu dari masyarakat pecinta bola Jepara agar Persijap bisa sesuai jalurnya tahun ini”.

Read Full Article

 

Sepakbola tidak melulu pertandingan kalah maupun menang, ada kalanya Sepakbola menjadi pengerak pintu kemanusiaan.

Hal inilah yang membuat Persijap tergerak hati untuk bergerak untuk sedikit menyisihkan hasil dari uji coba Persijap.

Dalam pertandingan persahabatan antara Persijap Jepara melawan 757 Kepri Jaya ini Sabtu 28 September 2019 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, President Persijap memberikan santunan kepada suporter korban kerusuhan.

Seperti diketahui sebelumnya banyak dari suporter Persijap yang menjadi korban bentrokan di Kudus saat pertandingan antara tuan rumah Persiku jr melawan Persijap jr.

Penyerahan santunan ini dilakukan saat turun minum laga uji coba Persijap lawan 757 Kepri jaya. Adapun yang menyerahkan santunan adalah Esti Puji Lestari dan Nur Azis selaku manajer Persijap jr kepada tiga perwakilan suporter Persijap yakni : Banaspati , CNS dan Jerman.

Dihubungi setelah acara penyerahan Esti mengatakan ” semoga santunan ini bisa membantu walaupun tidak banyak, karena hari kita tidak banyak hasilnya, tapi yang penting semua tertutup dan yang terpenting bisa ikut menyumbang kepada masyarakat dan suporter korban kerusuhan kemarin, semoga dan mudah – mudahan tidak terjadi kejadian ini dimasa datang”.

Read Full Article

Laga ujicoba terakhir melawan 757 Kepri Jaya FC sabtu, 28 September 2019 yang di gelar di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara bertujuan untukĀ  memantapkan skema dan persiapan tim menjelang kick off Liga 3 2019 Putaran Pra nasional yang akan mulai bergulir awal Oktober nanti, terlebih setelah masuknya sejumlah pemain senior yang baru saja direkrut beberapa pekan lalu.
Presiden klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari menganggap laga ujicoba terakhir ini penting. Sebab saat ini formasi tim sudah berubah jika dibanding dengan laga ujicoba yang pernah digelar.

Panitia pelaksana laga ujicoba sudah mencetak ribuan tiket untuk para penonton. Rencananya, sebagian hasil penjualan tiket akan disumbangkan kepada suporter yang mengalami luka saat pertandingan antara Persijap junior vs Persiku Junior beberapa hari lalu.
“Termasuk untuk membantu biaya perbaikan sepeda motor suporter Persijap yang mengalami kerusakan saat insiden itu,” ujarnya.

Esti berharap seluruh elemen masyarakat Jepara bisa hadir secara langsung saat laga ujicoba melawan Kepri Jaya. Selain untuk menyemangati Laskar Kalinyamat, juga sekaligus bentuk solidaritas terhadap suporter yang menjadi korban kerusuhan di Kudus.
“Saya mohon dukungan Banaspati, CNS dan Jetman. Tolong semangati tim kita karena ini adalah ujicoba terakhir,” tandasnya

Read Full Article